Pagar baru berumur setahun sudah menampakkan karat di titik sambungan. Bagian lainnya masih mulus, hanya area dekat baut atau paku keling yang rusak. Korosi galvanik biasanya menjadi penyebab pola kerusakan yang terpusat seperti itu. Pemicunya bukan mutu material, melainkan pertemuan dua logam yang berbeda sifat.
Kerusakannya cepat dan terlokalisasi. Penampang berkurang di titik kritis, padahal di situlah beban tersalur. Prinsip yang sama sebenarnya dipakai secara sengaja pada pelapisan, seperti dijelaskan pada Galvanis Anti Karat. Bedanya, di kasus ini logam yang dikorbankan justru bagian yang kita butuhkan.
Persoalan ini sering muncul pada pekerjaan campuran material. Rangka baja disambung dengan kusen aluminium, atau pelat besi dipasang memakai sekrup stainless. Semuanya terlihat wajar saat pemasangan, sampai musim hujan berjalan beberapa bulan.
Korosi Galvanik Butuh Tiga Syarat Sekaligus
Kenapa Titik Sambungan Paling Rawan
Prosesnya menuntut tiga hal hadir bersamaan. Pertama, dua logam dengan potensial elektrokimia berbeda. Kedua, kontak listrik langsung antar keduanya. Ketiga, elektrolit berupa air, embun, atau udara lembap bergaram yang menghubungkan permukaannya.
Hilangkan salah satu syarat, prosesnya berhenti. Itu sebabnya sambungan yang benar-benar kering jarang bermasalah meski logamnya berbeda. Di iklim tropis dengan kelembapan tinggi, syarat ketiga justru paling sulit dihindari.
Dua anggapan berikut sering membuat masalah terlambat disadari:
• Mengira logam yang lebih mahal otomatis aman dipasangkan dengan logam apa pun.
• Menganggap cat pada satu sisi sambungan sudah cukup melindungi keduanya.
Keduanya keliru. Logam yang lebih mulia justru memaksa pasangannya berkarat lebih cepat.
Deret Galvanik Menentukan Siapa yang Dikorbankan
Posisi Logam Umum terhadap Baja Karbon
|
Logam |
Posisi terhadap Baja |
Akibat pada Sambungan |
|
Seng dan lapisan galvanis |
Lebih anodik |
Seng terkikis lebih dulu, baja terlindungi |
|
Aluminium |
Sedikit lebih anodik |
Aluminium menipis di sekitar titik kontak |
|
Tembaga dan kuningan |
Lebih katodik |
Baja berkarat jauh lebih cepat |
|
Stainless steel pasif |
Lebih katodik |
Karat terpusat di sekitar baut dan lubang |
Selisih potensial jadi penentu utamanya. Praktik umum menghindari pasangan logam dengan beda potensial di atas sekitar 0,25 volt pada lingkungan basah. Semakin jauh jaraknya dalam deret galvanik, semakin cepat logam yang lebih rendah terkikis.
Luas permukaan ikut menentukan parahnya. Penelitian pada besi tuang kelabu dalam jurnal Universitas Trisakti mencatat laju korosi naik dari 3,1 menjadi 7,2 milimeter per tahun setelah tembaga hadir di permukaannya. Peningkatan itu muncul hanya karena rasio luas katoda terhadap anoda berubah.
Kesalahan Pemasangan yang Mempercepat Kerusakan
Rasio Luas dan Titik Genangan Air
Aturan praktisnya sederhana. Katoda luas yang bertemu anoda sempit adalah kombinasi paling berbahaya. Baut baja pada pelat tembaga akan habis dalam hitungan bulan. Sebaliknya, baut stainless pada pelat baja jauh lebih aman karena luas anodanya besar.
Kesalahan kedua terjadi saat pengecatan. Banyak orang mengecat bagian yang mudah berkarat saja dan membiarkan logam mulia terbuka. Cacat kecil pada cat anoda justru menciptakan rasio luas paling buruk. Melapisi sisi katoda, atau keduanya sekaligus, memberi hasil yang jauh lebih baik.
Kesalahan ketiga berkaitan dengan air yang tertahan. Profil hollow tanpa penutup ujung menampung air di dalamnya tanpa terlihat. Sambungan yang selalu basah menyediakan elektrolit sepanjang tahun.
Pencegahannya bisa dijalankan berurutan:
1. Pilih logam yang berdekatan posisinya dalam deret galvanik bila memungkinkan.
2. Sisipkan ring nilon, gasket, atau pita isolasi pada titik kontak antar logam berbeda.
3. Lapisi permukaan katoda, jangan hanya mengecat bagian yang dianggap rawan.
4. Beri lubang pembuangan agar air tidak menggenang di dalam profil.
5. Tutup ujung batang hollow supaya bagian dalamnya tetap kering.
Langkah tersebut murah bila dikerjakan sejak awal. Memastikan mutu lapisan dan tebal batang saat membeli di distributor besi hollow sidoarjo juga memperpanjang usia rangka secara keseluruhan.
Mengendalikan Korosi Galvanik Sejak Pemilihan Material
Ringkasnya, korosi galvanik adalah reaksi listrik, bukan sekadar karat biasa. Pemicunya kombinasi logam, kontak langsung, dan kelembapan yang bertahan lama. Rasio luas permukaan sering lebih menentukan dibanding jenis logamnya sendiri. Pemutusan kontak listrik dengan isolator sederhana biasanya sudah menyelesaikan sebagian besar kasus.
CV Sentral Besi Pratama Putra terbiasa membantu pelanggan memilih material dan lapisan yang sesuai kondisi pemasangan. Diskusi singkat dengan toko besi terdekat yang paham spesifikasi sering mencegah kombinasi material yang keliru sejak awal. Baik Anda kontraktor, tukang las, pemilik rumah, maupun mahasiswa teknik, memahami pasangan logam akan menghemat biaya perawatan bertahun-tahun ke depan.
Pertanyaan Praktis Seputar Kontak Antar Logam
1. Apakah sekrup stainless aman dipakai pada rangka baja?
Relatif aman karena luas baja jauh lebih besar, sehingga kerusakannya menyebar dan tidak terpusat.
2. Kenapa lapisan galvanis justru terkikis lebih dulu?
Karena seng bersifat anodik terhadap baja, sehingga sengaja dikorbankan untuk melindungi logam di bawahnya.
3. Bagaimana cara paling murah menghentikannya?
Putuskan kontak listrik antar logam dengan ring atau gasket isolator, lalu jaga sambungan tetap kering.
